Sepanjang sejarah, kadang-kadang ada orang yang mengatakan memiliki kemampuan ini. Meskipun tak pernah terdokumentasikan secara historis, seorang Indian Amerika bernama Shotola konon mengingatkan Enrico Carruso, penyanyi opera terkenal asal Italia itu, agar jangan tinggal di San Fransisco tepat sebelum gempa dan kebakaran tahun 1906 yang menghancurkan kota tersebut. Shotola mengatakan bahwa ia dapat "mendengar gempa bumi" sebelum terjadi.
Jumat, 16 Oktober 2009
Dapatkah tubuh kita mengingatkan bila akan terjadi gempa bumi ?
Sekarang ini, setelah gempa-gempa besar melanda, kadang-kadang ada orang yang menyombongkan diri bahwa mereka mengetahuinya ketika akan terjadi. Namun, orang-orang semacam itu jarang dipercaya sebab mau-tak-mau mereka muncul setelah peristiwanya. Khalayak ramai pada umumnya dan para ilmuwan khususnya dengan tepat menolak klaim-klaim semacam itu. Sungguh, sejarah tidak mencatat satu kasuspun yang terdokumentasi di mana seseorang dengan tepat meramalkan gempa bumi dengan hanya mengandalkan pancaindera mereka. Oleh karena itu, rasanya tubuh manusia tidak mampu memberi peringatan tentang adanya gempa bumi.
Namun, ada bukti mencolok bahwa bintang-binatang boleh jadi memiliki semacam kemampuan meramalkan gempa bumi.
Dr. Helmut Tributsch mengatakan bahwa binatang tidak diragukan lagi memiliki kemampuan meramalkan gempa bumi. Dr. Tributsch, ahli kimia dan fisika asal Jerman, mengatakan, orang-orang Yunani Kuno adalah orang pertama yang mengenali kemampuan ini pada binatang.
Ia mengatakan bahwa berjam-jam, bahkan berhari-hari sebelum gempa bumi, perubahan-perubahan tertentu pada perilaku binatang berfungsi sebagai pertanda bahwa gempa bumi akan segera terjadi. Apalagi, ia berpendapat bahwa perubahan-perubahan perilaku binatang dapat meramalkan gempa bumi yang akan terjadi jauh sebelum gempa itu diramalkan dengan peralatan seismograf paling canggih yang tersedia.
Dr. Tributsch mengutip banyak contoh berbagai perubahan pada perilaku binatang segera sebelum gempa bumi.
Kegelisahan Binatang
"Kegelisahan Binatang" terjadi dikota Peru tepat sebelum gempa bumi besar. Ayam-ayam tidak mau kembali ke kandang mereka, induk-induk kucing membawa anak-anak mereka keluar rumah dan ketempat-tempat terbuka, sapi-sapi melenguh dengan bunyi yang menakutkan dan tidak berhenti, dan seterusnya.
Ikan-ikan berimigrasi
Para nelayan di Jepang telah lama mengenali perubahan-perubahan dalam pola migrasi ikan tepat sebelum gempa bumi. Laporan statistik tahun 1932 tentang tangkapan ikan mackerel dekat semenanjung Izu di Jepang tampaknya menegaskan hal ini. Orang menemukan bahwa selama tahun 1920-an, besarnya tangkapan ikan tahunan bervariasi langsung dalam hubungannya dengan kegiatan gempa bumi.
Selain itu, meskipun ikan sarden langka di Pasifik, perairan dangkal di pantai dekat Miyagi, Jepang, penuh dengan gerombolan sarden sebelum gempa bumi besar yang menerpa tempat itu tahun 1933.
Cerita-cerita rakyat Jepang mengatakan bahwa ikan itu meramalkan gempa bumi. Sebelum gempa bumi Tokyo tahun 1855, seorang nelayan mengamari sejumlah besar ikan sidat dengan gelisah menggelepar-gelepar di permukaan air. Ketika mengingat bagian cerita rakyat ini dan menyadari ikan sidat itu biasanya tinggal di dasar dan sifatnya lamban, nelayan yang pikirannya cerdas itu mampu kembali ke rumah dan mengeluarkan perabotan dari rumahnya tepat sebelum gempa bumi menerpa.
Burung-burung tidak mau bertengger
Sebelum gempa bumi besar melanda Friuli, Italia, pada bulan Mei 1976, penduduk sempat melaporkan meihat banyak perilaku binatang yang aneh. Diantaranya, burung-burung mengelurkan suara kicauan yang aneh dan burng-burung yang bersarang tidak mau bertengger.
Dr. William Bakun, kepala seismolog pada U.S. Geological Survel di Menlo Park, Carlifornia, mengakui bahwa, "ada laporan diseluruh dunia tentang binatang-binatang yang berperilaku aneh sebelum gempa-gempa bumi."
Diposting oleh Georgiana Marsya di 19.13 0 komentar
Label: Tubuh Ajaib
Selasa, 29 September 2009
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mungkin sudah terlambat untuk berkata "Sekarang hari Idul Fitri" , tetapi apa salahnya untuk membahas Idul Fitri sekarang ?
Idul Fitri , sudah berlalu beberapa hari yang lalu.
Tetapi adat pada saat Lebaran tentu kita pasti masih mengingatnya , contohnya , para ibu selalu sibuk didapur setiap sehari sebelum datangnya Lebaran , membuat ketupat , opor , sambal goreng kentang , dsb , lalu pada saat tepat hari Idul Fitri kita saling bersilaturahmi , salam - salaman dan mengucapkan minal iadzin wal fa idzin .
Apakah kalian merindukan masa - masa seperti itu ?
Walaupun sekarang sekarang bukan hari Raya Idul Fitri , tetapi tidak ada kata terlambat untuk mengatakan "Minal Iadzin Wal Fa Idzin , Mohon Maaf Lahir dan Batin , maafin semua kesalahan Ana yah!"

Besok udah masuk , sudah siapkah anda untuk menghadapi guru dan tugas yang belum dikerjain ? haa ... have a nice last holiday !!
Diposting oleh Georgiana Marsya di 05.37 0 komentar
Label: Idul Fitri
Rabu, 16 September 2009
Keistimewaan Puasa Ramadhan
Sangatlah beruntung orang yang berpuasa di bulan Ramadhan karena dengan puasa itu diharapkan nanti kita akan menjadi orang yang bertakwa. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 183 berbunyi :



Artinya : "Hai sekalian orang - orang yang beriman , diwajibkan atas kamu berpuasa , sebagaimana puasa itu telah diwajibkan kepada orang - orang sebelum kamu . agar kamu bertakwa".
Rasulullah telah bersabda bahwa untuk orang yang melaksanakan puasa dengan penuh iman dan perhitungan, maka akan diberikan oleh Allah enam keistimewaan.
Pertama : Bagi orang yang berpuasa akan dibukakan pintu surga.
Surga adalah tempat terbaik yang disediakan oleh Allah untuk orang-orang yang beriman. Dalam hal ini termasuk didalamnya orang yang berpuasa. Intinya orang yang akan dimasukkan ke dalam surga itu ialah orang yang beriman yang mengerjakan amal shaleh . Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 25 berbunyi :

Artinya : "Sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman yang mengerjakan amal shaleh, bahwa untuk mereka itu akan kami sediakan surga yang mengalir air sungai dibawahnya".
Jadi orang yang berpuasa dengan baik. Insya Allah akan dimasukkan oleh Allah ke dalam surga.
Kedua : Ditutupnya pintu neraka.
Apabila seseorang betul - betul melaksanakan puasa dengan penuh iman dan perhitungan, maka Allah tidak membenarkan mereka masuk ke dalam neraka.
Ketiga : Orang yang berpuasa akan dirantai setan - setan.
Artinya ialah orang yang berpuasa itu sadar bahwa dia selalu diawasi oleh dua orang malaikat, yaitu malaikat Rakib yang mencatat segala amal baik dan malaikat Atib yang bertugas mencatat segala perbuatan yang buruk. Dengan pemahaman yang demikian orang yang berpuasa itu tidak mampu digoda oleh setan.
Keempat : Orang yang berpuasa akan diberi kegembiraan oleh Allah disaat mereka berbuka.
Rasanya dapat kita rasakan sendiri betapa bahagianya perasaan kita disaat - saat akan berbuka puasa. Perasaan gembira ini sengaja diberikan oleh Allah khususnya untuk orang yang berpuasa . Sedangkan orang yang tidak berpuasa tidak ada perasaan apa - apa, sebab mereka tidak diberkahi oleh Allah.
Kelima : Orang yang berpuasa itu gembira saat bertemu dengan Allah diakhirat nanti.
Nanti diakhirat orang yang beriman yang taat berpuasa, akan dimasukkan oleh Allah ke dalam surga melalui pintu istimewa yang bernama "RAOYAN". Setiba mereka didalam surga, lalu Allah bertanya : "Wahai hamba - hambaku yang beriman yang taat berpuasa sewaktu di dunia dulu, apakah kalian senang berada dalam surga ini ?" Mereka menjawab serentak : "Senang wahai Tuhan kami",lalu Allah bertanya lagi :"Apakah yang kau minta kepada-ku ?"lalu menjawab salah seorang :"Wahai Tuhan kami, sungguh kami ingin melihat bagaimana indahnya raut wajahmu". Kemudian Allah memperlihatkan wajah-Nya yang sesungguhnya, maka semua penduduk surga menjadi heran, betapa indahnya wajah Allah.
Keenam : Orang yang berpuasa akan diampuni dosa - dosanya yang telah berlalu, namun bukan dosa - dosa besar.

Diposting oleh Georgiana Marsya di 21.15 0 komentar
Label: Marhaban Ya Ramadhan
Langganan:
Postingan (Atom)
